Ponsel lama menyimpan lebih banyak bagian hidup Anda daripada hampir semua barang lain yang Anda miliki. Foto, pesan, kata sandi tersimpan, aplikasi perbankan, dan riwayat lokasi semuanya melewatinya. Saat Anda menjualnya, menukar tambah, atau menyerahkannya kepada kerabat, semua itu harus tetap menjadi milik Anda. Urutan yang cermat memakan waktu sekitar satu jam, dan sebagian besarnya hanya menunggu pencadangan serta reset selesai.

Panduan ini mengikuti urutan yang berlaku di sebagian besar iPhone dan ponsel Android. Nama menu berbeda-beda menurut versi dan pabrikan, jadi anggap langkah-langkahnya sebagai daftar periksa dan cari opsi yang paling mirip di perangkat Anda.

Mengapa reset pabrik saja tidak cukup?

Reset pabrik menghapus data Anda dari ponsel, tetapi tidak menutup akun Anda. Jika Anda tidak keluar dari akun, ponsel bisa tetap terhubung ke Apple Account atau akun Google Anda. Hal itu dapat mengunci pemilik berikutnya lewat fitur aktivasi atau perlindungan pencurian, dan nama Anda tetap terkait dengan perangkat yang sudah tidak Anda miliki.

Reset juga tidak bisa memperbaiki kesalahan yang terjadi sebelumnya. Cadangan cloud yang terlupakan, kartu SIM yang belum dilepas, atau jam tangan pintar yang masih terpasang adalah sisa yang paling sering tertinggal. Mengerjakan langkah-langkah secara berurutan mencegah sebagian besar masalah itu.

Apa yang sebaiknya dicadangkan lebih dulu?

Mulailah dengan menentukan apa yang ingin Anda simpan. Foto dan video adalah yang paling jelas, tetapi periksa juga hal lain yang hanya ada di ponsel: data aplikasi, catatan, rekaman suara, file unduhan, kode autentikasi dua faktor, dan progres game.

  • Salin foto dan video ke ponsel baru, komputer, atau cadangan yang Anda kendalikan, lalu buka beberapa di sana untuk memastikan semuanya bisa diputar.

  • Pastikan kontak, kalender, dan pesan sudah disinkronkan atau diekspor.

  • Pindahkan aplikasi autentikasi dua faktor ke ponsel baru sebelum menghapus ponsel lama. Banyak layanan hanya mengizinkannya selama perangkat lama masih berfungsi.

  • Catat apa pun yang hanya tersimpan di aplikasi catatan atau kata sandi.

Jangan hapus apa pun sebelum Anda memastikan cadangan berfungsi di perangkat baru. Jika Anda memakai aplikasi brankas pribadi, pastikan cadangan terenkripsinya tersimpan di tempat selain ponsel lama, dan Anda memiliki kunci pemulihan. Di Revault, kunci pemulihan dan cadangan terenkripsi adalah hal yang memungkinkan Anda memulihkan brankas di perangkat lain.

Bagaimana cara keluar dari semua akun?

Keluarlah dari akun utama terlebih dahulu. Di iPhone, matikan Cari (Find My) lalu keluar dari Apple Account di Pengaturan. Di Android, hapus akun Google dan akun lain di Pengaturan, lalu Sandi dan akun. Langkah ini melepaskan ponsel dari akun Anda sehingga pemilik berikutnya dapat menyiapkannya.

Lalu urus hal-hal tambahan. Putuskan pasangan jam tangan pintar, earbud, atau koneksi mobil. Keluar dari aplikasi pesan yang mengaitkan akun dengan nomor telepon, dan batalkan registrasi layanan seperti iMessage jika Anda memindahkan nomor ke ponsel non-Apple. Hapus juga ponsel ini dari daftar perangkat tepercaya di akun Anda, yang bisa dilakukan dari komputer.

Bagaimana dengan kartu SIM dan kartu memori?

Lepaskan kartu SIM fisik sebelum menyerahkan ponsel. Kartu itu menyimpan nomor Anda dan, pada beberapa operator, data tersimpan. Jika ponsel Anda memakai eSIM, hapus atau pindahkan profil eSIM di pengaturan, atau minta operator memindahkannya ke perangkat baru Anda.

Lepaskan juga kartu microSD. Reset pabrik tidak selalu menghapus kartu eksternal, dan mudah lupa bahwa kartunya masih ada. Simpan kartu itu, atau hancurkan jika sudah tua dan tidak Anda perlukan.

Bagaimana cara menghapus ponsel dengan benar?

Pastikan enkripsi aktif. iPhone modern mengenkripsi penyimpanannya secara default, dan sebagian besar ponsel Android terbaru juga begitu. Pada ponsel terenkripsi, reset pabrik membuang kunci yang melindungi data, sehingga isi lama tidak bisa dibaca. Jika Anda ragu soal ponsel Android yang lebih tua, periksa opsi enkripsi di Pengaturan dan aktifkan sebelum melakukan reset.

Kemudian jalankan reset. Di iPhone, pilih Hapus Semua Konten dan Pengaturan. Di Android, pilih Reset data pabrik. Masukkan kode sandi saat diminta, lalu biarkan ponsel menyala ulang hingga layar sambutan. Jika ponsel meminta Anda masuk dengan akun, resetnya mungkin belum tuntas, atau akunnya masih terhubung.

Bagaimana memastikan tidak ada yang tersisa?

Periksa akun Anda dari perangkat lain. Di pengaturan Apple Account atau akun Google, buka daftar perangkat dan pastikan ponsel lama sudah tidak ada. Hapus jika masih ada. Ganti kata sandi Anda jika pernah masuk di ponsel itu dari lingkungan bersama atau yang tidak tepercaya.

Pastikan ponsel tidak lagi tercantum di pengaturan cadangan cloud atau di aplikasi apa pun yang melacak perangkat. Jika ponsel memiliki kunci operator atau cicilan, konfirmasikan kepada operator bahwa kunci itu sudah dibuka sebelum Anda menjual, karena pembeli sering menanyakannya. Foto singkat layar sambutan berguna sebagai bukti bagi pembeli bahwa ponsel sudah bersih.

Bagaimana jika ponsel diberikan kepada anak atau kerabat?

Langkahnya sama, tetapi Anda juga menentukan siapa yang memegang pengaturan berikutnya. Biarkan pengguna baru membuat akunnya sendiri, bukan memakai akun Anda, dan buat kode sandi baru bersama-sama. Jika ponsel untuk anak, atur kontrol orang tua atau akun keluarga sebelum pemakaian pertama agar pengaturan standar sudah berlaku sejak awal.

Jika Anda tidak bisa menghapus ponsel, karena layar rusak atau kode sandi terlupa, jangan jual apa adanya. Gunakan fitur hapus jarak jauh dari akun Anda lewat perangkat lain, atau bawa ke pabrikan atau tempat servis. Jika ponsel sama sekali tidak bisa dihapus, mendaur ulangnya lewat program tepercaya lebih aman daripada menyerahkan ponsel yang masih berisi data Anda.